Minggu, 27 Juni 2010

Latihan Vokal

heyyy!
assalamualaikum wrwb..
udah lama nih gak bikin posting, hehehe...
biasa sibuk dengan kesibukan duniawi, jadi lupa dengan segalanya..
bagi temen2 yang pengen bisa nyanyi, ada beberapa tips:

Tips Olah Vocal

untuk memulai latihan vokal yang baik itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan;

1. Relax.
Seluruh badan mulai dari kepala sampai ujung kaki harus diberi latihan supaya santai. Misal: ambil napas pelan-pelan, lalu hembuskan. Diulang terus dengan teratur.

2. Latih bagian rahang dengan huruf-huruf vokal dan konsonan. Ingat, rahang harus relaks.

A I U E O

latihan diafraghma:

huruf K-Ch-K-ch-sssst-th. dengan tempo cepat.
ho-ho-ho…ha-ha-ha

Lalu latihan wilayah nasal (hidung):
“nya-nya-nya” dengan benar-benar menekankan suara cempreng dari hidung.

Lalu latihan bibir
nyanyikan tangga nada dengan bibir terkatup jadi bunyinya bakal
“brrrrr-brrrr-brrr-brrr”
nyanyikan tangga nada, arpeggio, secara staccato (patah) maupun legato.

Latihan lidah
“La-la-la. ra ra ra, tatata.”

(biar ga bosen bisa sekalian latih semuanya pakai tangga nada, arpeggio.)

3. Setelah sudah relaks, kamu baru boleh nyanyi.
Ketika nyanyi, harus konsentrasi dengan target nada. Napas harus teratur dan kontrol power dengan baik.

Have a nice practice!

Sabtu, 27 Maret 2010

Hati-Hati dengan PUJIAN

“HATI-HATI DENGAN PUJIAN.. . “
Pujian adalah salah satu bahaya lidah . Dalam beberapa hal pujian terlarang dan diharamkan.
Ada enam bahaya pujian, empat bahaya berada pada diri orang yang memuji dan dua bahaya berada pada orang yang dipuji atau orang yang mendengar pujian.
1. Bahaya pertama yang terdapat pada si pemuji adalah kedustaan.
Dalam hal yang berlebih-lebihan, perbuatan itu umumnya cendrung jatuh kedalam kedustaan. Khalid bin Mi’dan berkata , “Barangsiapa memuji di depan orang banyak seorang penguasa atau seseorang yang sebenarnya tidak punya kualitas seperti pujian tersebut, maka Allah akan membangkitkan orang tersebut sulit berbicara disebabkan lidahnya ketika Hari Kiamat”.... Lihat Selengkapnya

2. Riya.
Bahaya kedua pujian pada diri orang yang memuji adalah riya. Kadang-kadang cinta diungkapkan dengan pujian namun cinta itu tidak meresap kedalam hati dan si pemuji tidak merasa yakin pada setiap ucapannya. Oleh sebab itu ia menjadi orang yang riya atau nifaq

3 . Orang yang dipuji kadang-kadang tidak mengetahui apakah dirinya mempunyai kualitas seperti yang dipujikan itu atau tidak. Diriwayatkan bahwa suatu hari seseorang memuji orang lain dihadapan Rasulullah SAW .
Mendengar pujian itu , beliau kemudian berkata kepada orang yang memuji :” Engkau telah memotong leher saudaramu. Seandainya ia mendengar pujianmu itu , ia tidak akan memperoleh keselamatan (keberuntungan)”.
Kemudian beliau bersabda , “Apabila engkau hendak memuji seseorang hendaklah berkata , “Aku tahu dia begini atau dia begitu. Sesungguhnya Allah lah yang Maha Tahu apakah orang itu betul-betul suci atau kotor. Aku tidak mungkin mengatakan secara berlebihan tentang apa yang Allah ketahui tentang seseorang”.
Maka jika kita berkata seseorang adalah orang yang saleh, bertakwa, dermawan, adalah berbahaya. Suatu kali Umar menyaksikan seseorang memuji orang lain. Lalu dia berkata kepada si pemuji, “Pernahkah engkau menempuh perjalanan bersamanya? “ Katanya, “belum !”
‘Umar bertanya lagi, “Apakah engkau tetangganya sepanjang pagi dan petang?” . Jawabnya lagi, “Bukan”. Kata Umar selanjutnya, “Demi Allah , aku rasa engkau belum mengenalnya”.

4. Orang yang dipuji boleh jadi seorang penzalim dan/atau seorang fasik ( orang yang biasa melakukan maksiat dan dosa besar). Memuji orang yang zalim atau fasik dalam hal demikian tidak dibenarkan atau tidak halal.

Rasulullah SAW telah bersabda, “Sesungguhnya Allah akan murka ketika mendengar seorang fasik di puji.
Hasan Al- Bashri berkata, “Barangsiapa seseorang berdoa agar seorang zalim panjang umur, maka dia telah berbuat maksiat kepada Allah didunia’

5. Orang yang dipuji akan memperoleh dua bahaya karena pujian yang diberikan kepadanya.
Pujian itu dapat menyebabkan kesombongan dan kebanggaan pada diri orang yang dipuji. Kedua hal itu dapat menghancurkan dan membinasakan diri orang yang dipuji.

6. Bahaya kedua ketika seseorang memuji orang yang dipuji menjadi sangat bergembira dan merasa tersanjung dengan itu ( maksudnya : merasa dirinya sudah baik) . Akibat bagi orang yang dipuji adalah meninggalkan upaya meningkatkan diri karena menganggap dirinya telah mencapai puncak kebaikan dan kemajuan.

Orang yang menyadari bahwa dirinya masih memiliki kelemahan dan kekurangan niscaya akan terus berusaha memperbaiki dirinya, memperbaiki perilakunya dan akhlaknya.
Oleh karena itu Rasulullah mencela orang yang memuji orang lain dengan sabdanya, “Engkau telah memotong leher temanmu. Jika ia mendengarnya dan mengakuinya, maka ia tidak akan memperoleh keselamatan ( dengan kesombongan dirinya itu)”

Dalam hadis lainnya beliau bersabda, “Jika engkau memuji seseorang dihadapannya, bayangkan bahwa engkau tengah melewatkan pisau yang tajam pada ( memotong) lehernya “. Sabda Rasulullah lainnya, “lebih baik menyerang seseorang dengan pedang yang tajam daripada memujinya dihadapannya”.

Apabila orang yang memuji maupun orang yang dipuji selamat dari bahaya-bahaya ini, maka pujian tidak dilarang, yang , oleh karena itu , Rasulullah sering memuji para sahabatnya. Beliau berkata mengenai Abu Bakar RA, “Seandainya Iman Abu Bakar ditimbang dengan iman orang diseluruh dunia , maka keimanannya lebih berat”.
Tentang Umar RA beliau pernah bersabda : “ Seandainya aku tidak diutus sebagai nabi, Umarlah yang akan diutus sebagai nabi”
Dengan pujian ini, para sahabat tidak lantas menjadi bangga dan sombong tetapi telah membuat mereka rendah hati.

Sabda nabi SAW :”Aku adalah pemimpin dan penghulu Bani Adam dan tidak ada kesombongan pada yang demikian itu”. Dengan perkataan lain, beliau mengatakan pernyataan itu bukan karena hendak menyombongkan diri seperti yang diucapkan oleh kebanyakan manusia.

Ketika pada suatu hari beliau mendengar orang banyak memuji seorang yang meninggal, beliau bersabda : “Dia berhak menerima pujian tersebut.

Mujahid RA berkata : “Bagi setiap Bani Adam ada teman dari bangsa malaikat. Jika seorang muslim menyebut-nyebut tentang amal baik Muslim lainnya, para malaikat akan berkata “Wahai Bani Adam, jagalah rahasia diantara ragasia-rahasia, tetap ridha dengan apa yang ada padamu, dan pujilah Tuhanmu yang telah menjaga rahasia hal-hal yang rahasia pada dirimu”

KEWAJIBAN PADA ORANG YANG DIPUJI

Orang yang di puji harus menyelamatkan diri dari rasa sombong, angkuh, memuji diri dan kemalasan untuk memperbaiki diri. Seseorang tidak akan dapat menyelamatkan diri dari kejahatan tersebut jika tidak menyadari tujuan puncak dan akibat dari semua perbuatannya.

Rasulullah pernah bersabda :”Lemparkan debu kemuka orang yang memuji”

Seorang Ulama , Sufyan bin ‘Uyainah berkata , “Orang yang betul-betul mengenal dirinya tidak mungkin terpengaruh oleh pujian.”
Ketika seorang yang saleh dipuji oleh orang banyak maka dia akan berkata :” Ya Allah hamba-hambamu ini datang kepadaku dengan membawa kebencian-MU “.
Seorang saleh lainnya di puji orang banyak , maka dia berkata , “Ya Allah mereka tidak tahu tentang aku”.
Pada suatu hari Ali KW dipuji , kemudian dia berkata , “Ya Allah ampunilah aku atas apa yang mereka katakan. Jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka katakan tentang aku.”

Seseorang memuji Umar RA yang , ketika mendengar pujian itu berkata , “Engkau tengah menghancurkan aku “

Wallahualam bishawab
(Sumber : Imam Al-Ghazzali “Ihya Ulumuddin”)

Minggu, 21 Februari 2010

KELUAR DARI ZONA KENYAMANAN


oleh: Nilnaiqbal
Penerbit - http://pustakanilna.com


Berani berubah.
Berani keluar dari zona kenyamanan (comfort zone).

Rupanya itulah salah satu resep orang-orang
sukses. Bagaimanapun kondisi mereka,
kekurangan mereka, kelemahan mereka,
semua itu tidak menjadi sebuah kendala.

Lihatlah Julius Caesar, meski menderita epilepsy,
ia berhasil menjadi seorang jenderal dan
kemudian menjadi kaisar.

Lalu juga Napoleon, walau berasal dari
keluarga sederhana, juga berhasil menjadi jenderal.

Bethoven bahkan menulis beberapa lagu
terbaiknya justru sesudah telinganya tuli
sama sekali.

Atau Charles Dickens yang menjadi
novelis Inggris terbesar meski kakinya
pincang dan lahir dari keluarga yang sangat miskin.

Atau Milton yang menggubah sajak-sajaknya
yang paling indah bahkan sesudah ia menjadi buta.

Orang-orang ini sanggup mengubah kekalahan
jadi kemenangan, kekurangan jadi prestasi.
Itulah orang-orang yang yakin bahwa keunggulan,
kemenangan, keberhasilan dan kejayaan
adalah fungsi garis lurus dari
kemauan dan keberanian untuk berubah
.
Semua memang bergantung bagaimana sikap
pikiran kita menghadapi gejolak kehidupan.

Apakah benar kita sudah berubah? Apa tanda-tandanya?
Jika benar kita sudah melakukan perubahan,
biasanya kita akan mengalami situasi yang tidak nyaman.

Karena setiap perubahan pasti menuntut kita
keluar dari zona kenyamanan (comfort zone).
Itulah sebabnya tidak banyak orang yang
benar-benar menyukai perubahan. Sebab
untuk berubah ke arah yang lebih baik,
biasanya memang tidak gratis dan memang
tidak nyaman. Ada ‘harga’ yang harus kita
bayar! Entah itu pengendalian sikap kita,
pengorbanan waktu kita, fokus pikiran kita,
bahkan terkadang bisa jadi terimbas juga
pada keluarga kita.

Berubah berarti keluar dari kebiasaan-kebiasaan
lama, membentuk kebiasaan-kebiasaan baru.

Berhenti bekerja dengan cara-cara lama
(yang biasanya sudah rutinitas), lalu terpaksa
belajar lagi untuk bisa bekerja dengan
cara-cara baru (tentu saja ini tidak terlalu nyaman).

Akan tetapi, siapapun yang mau melakukannya,
dan bersedia untuk keluar dari zona
kenyamanannya, insyaAllah 99,9%
pasti akan berhasil melaluinya. Sedang mereka
yang masih dikuasai bisikan untuk menentang
perubahan, dengan tetap mempertahankan
kebiasaan-kebiasaan lama pasti akan tergilas,
tertinggal, dan gagal.

Untuk mendapatkan hasil yang berbeda,
lakukanlah dengan cara yang berbeda.

Untuk mengubah nasib ya berubahlah. Kalau
kita kita mau mengubah arah, kita akan
berakhir di tempat yang sama.

Memang yang paling sulit adalah mengubah
sikap atau attitude kita. Betapa tidak, selama
ini kita sangat suka dan nyaman dengan sikap itu.

Lalu tiba-tiba kita harus mengubah sikap-sikap
yang biasanya kita suka itu menjadi sikap-sikap baru!
Kalau selama ini kita tergolong orang yang
senang dilayani, tentu tidak mudah untuk segera
berubah menjadi manusia baru: suka melayani.

Kalau kita terbiasa tidur sampai matahari terbit,
tentu tidak mudah untuk bangun shalat malam.
Kalau biasanya kita begitu mudah tersinggung
bahkan naik pitam, tentu sedikit lebih sulit
untuk menjadi lebih sabar. Kalau kita takut
melakukan sesuatu yang baru, tentu sulit untuk
segera memulainya, sehingga selalu saja ada ribuan
alasan untuk terus menundanya.

Berubahlah. Tinggalkan zona kenyamanan.

Memang akan ada tekanan dari berbagai arah.
Ada banyak pergolakan batin. Ada banyak keluhan
atas berbagai kesulitan. Akan banyak gejolak
emosi yang menghimpit. Tapi itu adalah sebuah
keniscayaan. Suatu jalan yang mau tidak mau
terpaksa harus kita tempuh. Itulah sebuah pertanda
jalan yang kita tempuh memang benar.

Tidak mudah memang.
Tetapi teruslah berjalan…

Kamis, 18 Februari 2010

Detik2 meninggalnya rasullah SAW...

temen2, saya punya sedikit video yang di share dari FB, mungkin ini bisa memotivasi diri kalian...
berbuatlah baik terhadap teman kamu, orang tua, guru, dan siapa saja yang dekat dengan kamu...
ini ada cuplilan video yang mungkin bisa membuka hati kalian untuk menjadi lebih baik......

http://www.facebook.com/video/video.php?v=104632522889097&oid=206109051715

is HARD

hallo guys!, uda lama kita tak jumpa lagi....
maap temen2, saya baru bisa bwt entri baru hari ini... soalnya saya lagi banyak acara diskolah, oiya tmen2....
ada 3 kebiasaan yang biasanya paling susah untuk dilakukan, yaitu :
  • berkata maaf
berkata maaf mnurutku itu sangat susah, padahal kita hanya tgl berkata maaf saja dengan orang yang kita benci... jgn sampai karena masalah sepele kita jadi dendam dengan seseorang yang kita benci..... jgn sekali2 kita merasa kita paling benar, orang yang benar itu adalah orang yang mengakui kesalahannya, tidak gengsi... jika kita punya salah terhadap teman kita, kita harus langsuung meminta maaf sebelum terjadi sesuatu yang lebih parah lagi.....
  • terimalasih
kita sering meminta tolong terhadap teman kita, tapi kita jarang mengucapkan terimakasih kepada teman kita..... itulah hal yang harus kita biasakan kepada teman kita.....
  • senyum
inilah yang paling kita susah lakukan, SENYUM.. kalian tau senyum itu ibadah??, kalau tau kenapa tidak dilakukan kpd orang2 disekitar kmu??, ketika kita bertemu dengan teman kita ucapkan salam dan bersenyumlah.. TAPI senyum juga ada batasannya, jgn senyum2 sendirian (nanti dibilang orang gila)... senyum memang susah dilakukan tapi usahakanlah kita senyum terhadap siapa saja yang kita kenal..

Kamis, 11 Februari 2010

Valentine dimata umat islam

Valentine Days dimata ISLAM

Budaya apalagi yang kian merebak dalam masyarakat kini. Masyarakat terutama kalangan remaja banyak terbawa (hanyut) dalam budaya yang asing ini. Dansa-dansi, berpelukan dengan mesra antara sesama jenis yang haram, dan ciuman yang sangat menjijikkan. Ada juga sebagian remaja yang saling memberikan kartu atau ucapan-ucapan yang sentimentil, memberikan hadiah (kado), kembang gula dan boneka-boneka anak kecil yang bersayap.

Perbuatan asing tersebut mempopuler pada tanggal 14 februari, yakni sebagai hari valentine (valentine’s day). Di republik ini, parea penyambut perayaan valentine’s day ( hari kasih sayang) ini, anehnya, para remaja-remaja putrid yang berlatar belakang agama Islam. Mereka terperosok pada budaya-budaya orang kafir yang menyesatkan. Mereka terjebak dalam tingkah laku yang aneh menurut Islam.

Asal-usul

Patutkah budaya yang sama sekali tidak kita kenal untuk kita ikuti tanpa melihat asala-usul timbulnya budaya tersebut?.Hari Kasih Sayang (valentine’s day) bermula pada tanggal 14 februari 269 Masehi, Santo Valentine, seorang pendeta harus menerima hukuman pancung dari penguasa (raja) Claudus II Ghoticus melalui tangan-tangan algojonya. Santo Valentine dianggap melanggar ketentuan imperium, yakni ia telah berani menikahkan sepasang remaja yang sedang mengalami kisah-kasih yang menyenangkan secara diam-diam.

Tindakan pendeta valentine tersebut akhirnya diketahui oleh pihak emperor (raja). Padahal sudah ada ketentuan, pada masa itu, para remaja single dilarang untuk menikah dahulu karena mereka sangat dibutuhkan untuk menjadi prajurit yang tangguh. Prajurit yang belum menikah dianggap memiliki prestasi yang baik dimedan pertempuran.

Hayat Santo Valentine terputus pada tanggal 14 februari 269 M, di kota Cisalpine Gaul, tepatnya di jalan flaminia. Pihak gereja telah menobatkannya sebagai pahlawan yang dilindungi oleh orang yang bercinta. Paus St Julius I telah membuatkan bangunan kehormatan untuk menghormati Santo Valentine tersebut.

Paus Ganesium I adalah pelopor pencetus peringatan hari kasih sayang pertama pada tahun 296 M. Peringatan hari tersebut juga diilhami oleh kebudayaan nenekmoyang bangsa Romawi, yakni pemujaan terhadap Dewa Lupercus (dewa kesuburan, padang rumput dan hewan ternak) dan Dewa Faunus (dewa alam semesta). Namun tanggal peringatan adalah 15 februari, dilakukan setap tahun sehingga abad ke-4 M, masa berkuasanya kaisar Constantine(280-337 M).

Pemujaan terhadap para dewa tersebut dilakukan dengan menyembelih hewan berupa sejumlah kambing dan seekor anjing. Para pemuda yang mengikuti upacara dihadapkan menuju altar sembari diolesi keningnya dengan darah yang ada di pisau tersebut. Selanjutnya, para peserta peserta upacara membuat cambuk dari kulit kambing yang telah bikorbankan tadi untuk mencambuki wanita yang dijumpai pada saat mengelilingi bukit falentine. Anehnya, para wanita menerima cambukan dari para pemuda dengan senang hati. Mereka, kaum wanita, beranggapan bahwa cambukan tersebut dapat mengembalikan kesuburan wanita.

Pada masa Kaisar Constantine, seorang kaisar yang pertama kali memeluk agama kristen dan juga memiliki pengaruh terhadap kehidupan gereja menambah berbagai acara setelah upacara pemujaan terhadap Dewa Luparcus dan Faunus tadi dengan acara yang memberikan kesempatan para gadis remaja menyampaikan pesan-pesan cinta mereka disebuah jambangan besar, kemudian para pemuda menerima pesan dari remaja puteri tadi. Kemudian setelah itu mereka berpasang-pasangan dan berdansa semalaman yang biasanya diakhiri dengan tindakan zina (coitus).

Pada abad ke-5 M, upacara bangsa romawi ini dimasukkan ke dalam upacara pensucian diri yang umumnya dilakukan oleh pihak gereja kemudian dikenal menjadi upacara kasih sayang (Valentine’s Day). Dari tanggal 15 dirubah menjadi 14 februari, hari digantungnya Santo Valentine.

Menurut Islam

Melihat asal-usulnya jelas suatu upacara yang dilakukan oleh orang non Islam, Sesuai dengan sabda nabi :”Diriwayatkan daripada Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehinggakan mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?”. ( Sahih hadits Bukhori-Muslim no. 1557)

Katakanlah: “Ta`atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.” (Ali Imran:32).

Jelas bahwa peringatan tersebut bukan berasala dari agama Islam. Peringatan Valentine’s day adalah ditetapka oleh pihak gereja atau para pastor nashrani. Sedangkan sesuai denagn penjelasan lQur’an:“Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan”.( At Taubah : 31 )

Pihak rahib (pendeta) telah menghalalkan hubungan antar sesama lawan jenis. Pihak gereja (Paus Galasium I) telah mengadopsi upacara pesan-pesan cinta, dansa-dansi dan ber-zina menjadi upacara persucian diri.

Dengan kata lain, penobatan Santo Valentine sebagai tokoh ‘pembela kasih sayang’ disertai dengan kemaksiatan merupakan hal yang wajar, jelaslah bahwa hal ini tidak bisa di tolelir dalam Islam. Dan Islam tidak menghendaki keberadaannya.haram.

Wallahu A’lam bish-Showab

Disalin dari Lembaran Da’wah HANIF No. 134/III.23 Rajab 1411 H/8 Februari 1991

Senin, 08 Februari 2010

Gitar Effect

Sementara besarnya suara gitar akustik bergantung pada getaran bodinya yang diperlengkapi dengan ruang udara, besarnya suara sebuah gitar listrik bergantung pada induksi sinyal listrik magnetik yang ditimbulkan oleh senar logam yang dekat ke pickup. Signal tersebut dibentuk dalam alurnya menuju ke sebuah aplifiermenggunakan seperangkat sound effect untuk memodifikasi nada dan karakteristik signal. Sirkuit pembentukan suara yang paling umum adalah berupa kontrol volume, gain dan tone dan saklar pickup selektor yang ditemui hampir di semua jenis gitar listrik. Tahun 1960 beberapa gitaris mulai mengeksplorasi sebuah cakupan yang lebih luas dalam efek penadaan dengan mendistorsikan suara, dengan menambahkan gain dan volume dari preamplifier yang menghasilkan suara yang samar (fuzzy). Efek ini disebut "clipping" oleh ahli suara karena ketika ditampilkan dengan osiloskop, bentuk gelombang signal yang didistorsi terlihat terpotong pada puncaknya. Ini bukan sebuah perkembangan baru pada instrumen, tapi menghadirkan sedikit pergeseran dalam estetika. Tahun 1960 warna-warna penadaan pada gitar listrik selanjutnya dimodifikasi dengan mengenalkan sebuah effect box dalam alur signal, dibangun dalam sebuah casis logam dengan saklar on/of dengan kaki. Sepertinya stomp box telah menjadi bagian penting dalam banyak genre musik. Secara tipikal sound efek meliputi stereo chorus, fuzz, wah-wah, flanging, compression/ sustain, delay, reverb dan phase shift. Tidak semua gitar efek berupa elektrnik tahun 1967, Jimmy Page dari The Yardbird dan Led Zepelin menciptakan psychedelic sound effect dengan memainkan gitar dengan sebuah penggesek biola dan memukul senar dengan penggesek tersebut. Tahun 1980 dan 1990, effect digital dan sotware effect mulai bisa mereplikasi effect analog. Efect digital ini mencoba suara yang dihasilkan effect analog dengan untuk memvariasikan derajat kualitasnya. Begitu banyak program komputer untuk efect gitar bisa didownloud secara gratis via internet. Sekarang dengan memakai sebuah soundcard sebuah komputer bisa digunakan sebagai sebuah effect gitar digital. Tapi walau effect digital dan software effect banyak memberi keuntungan, banyak gitaris masih memakai effect analog.